James Prananto : Sosok di Balik Sukses Kopi Kenangan yang Mendunia

James Prananto : Sosok di Balik Sukses Kopi Kenangan yang Mendunia

Siapa yang tak kenal dengan brand kopi kekinian yang satu ini, yap benar Kopi Kenangan yang kini menjadi brand kopi paling digemari oleh semua kalangan di Indonesia.

Sosok pendiri dan sekaligus pemilik Kopi Kenangan tersebut adalah James Prananto yang kini menjadi inspirasi sukses banyak orang.

Kopi Kenangan adalah perusahaan yang bergerak pada bidang minuman. Kopi Kenangan telah berhasil menempatkan dirinya sebagai salah satu brand kopi yang paling digemari. Berawal dari ide sederhana, Kopi Kenangan kini telah tumbuh menjadi salah satu pemain utama dalam industri kopi lokal, dengan lebih dari 600 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Profil James Prananto

      James Prananto adalah salah satu pendiri dari tiga pendiri Kopi Kenangan. James Prananto kelahiran Surabaya, 10 Oktober 1985. James adalah lulusan jurusan Master of Business Administration (MBA) yakni di University of Melbourne, Australia. Pendidikan yang dimiliki James sangat berperan dalam keberhasilannya merancang model bisnis Kopi Kenangan, terutama dalam menerapkan pendekatan yang inovatif, efisien, dan berbasis teknologi untuk mengatasi tantangan operasional dan ekspansi bisnis.

        Setelah menyelesaikan pendidikannya, James tidak langsung memulai usaha, tetapi ia mengasah keterampilannya dengan mengamati pasar dan tren di industri kopi dan makanan & minuman (F&B), yang akhirnya mendorongnya untuk mendirikan Kopi Kenangan bersama rekan-rekannya.


Dibalik Kesuksesan James Prananto


        Seperti halnya bisnis lainnya, Kopi Kenangan juga menghadapi berbagai tantangan di sepanjang perjalanannya. Meskipun kini dikenal sebagai salah satu brand kopi lokal terbesar di Indonesia dengan lebih dari 600 gerai, keberhasilan Kopi Kenangan tidak terjadi tanpa kegagalan dan kesulitan. Berikut adalah masalah yang di hadapi oleh James Prananto dan rekan rekan :
1. Pernah Jualan Teh Tapi Tak Laku
                  James Prananto, pendiri Kopi Kenangan yang kini sukses, dulu pernah mencoba bisnis di industri minuman dengan membuka kedai teh premium bernama Lewis & Carroll di Jakarta. Bisnis tersebut menargetkan konsumen menengah ke atas dengan menjual teh seharga Rp 40.000 - Rp 60.000 per cangkir. Sayangnya, bisnis teh ini gagal karena harganya dianggap terlalu mahal oleh konsumen.
2. Mendirikan Kopi Kenangan
               Setelah gagal dengan bisnis teh premium, James Prananto mendirikan Kopi Kenangan, sebuah kedai kopi kekinian. Ia belajar dari pengalaman sebelumnya dan menjual kopi dengan harga terjangkau, yaitu antara Rp 18.000 - Rp 42.000, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan. 
3. Startup Unicorn Food & Beverages Pertama di Asia Tenggara
            Setelah didirikan pada tahun 2017, Kopi Kenangan semakin dikenal dan menerima pendanaan dari berbagai perusahaan ventura untuk mengembangkan bisnisnya. Pada tahun 2018, mereka mendapatkan dana sebesar Rp 114,8 miliar dari Alpha JWC Ventures. Kemudian, pada tahun  2019, Kopi Kenangan menerima Rp 288 miliar dari Sequoia India dan Rp 280 miliar dari Arrive serta    Serena Ventures. Pada tahun 2021, mereka kembali mendapatkan Rp 1,38 triliun dari Tybourne Capital Management. Kini, Kopi Kenangan telah menjadi startup unicorn di bidang Food & Beverages pertama di Asia Tenggara.
4. Masuk Daftar di Majalah Forbes
            Keberhasilan James Prananto dalam membangun bisnis Kopi Kenangan ini membuatnya masuk ke dalam daftar 30 under 30 Asia retail & e-commerce Forbes tahun 2019. Bahkan James Prananto juga masuk ke dalam daftar 40 tokoh Indonesia berusia di bawah 40 yang mampu menjadi agen perubahan versi Majalah Fortune Indonesia.
5. Rela di Gaji 1 Juta Saat Pandemi
            Selama pandemi COVID-19, James Prananto dan manajemen Kopi Kenangan tidak pernah melakukan PHK kepada karyawan. Untuk membantu mengurangi beban keuangan perusahaan, mereka rela menggaji diri sendiri hanya satu juta rupiah per bulan.

Sejarah Berdiri Kopi Kenangan

                    Kopi Kenangan pertama kali membuka lembarannya pada tahun 2017. Pada saat itu, Edward bersama beberapa rekannya, Cynthia Chaerunnisa, dan James Prananto memulai mimpi besarnya membangun sebuah coffee shop. Konsep Kopi Kenangan adalah menyediakan kopi dengan cita rasa premium namun dengan harga yang lebih terjangkau, yang menjadikannya populer di kalangan anak muda dan pekerja kantoran di Indonesia. Edward bersama rekan-rekannya pertama kali membuka gerai Kopi Kenangan di sebuah area kecil dan tersembunyi, seluas 12 meter persegi di kawasan Menara Standard Chartered, Jakarta Selatan.

          Demi membuka gerai itu, Edward bersama rekan-rekannya harus mengumpulkan uang sekitar Rp 150 juta. Uang tersebut baginya, bukanlah nominal yang kecil. Dia mengaku sangat sulit mengumpulkan modal awal untuk membuka gerai pertama Kopi Kenangan ini. Perlahan, mereka terus menambah cabang dan franchise di beberapa kota di Indonesia.

Perjalanan Kopi Kenangan

            Perkembangan bisnis ini pesat pada tahun        2019 ketika mereka menerima pendanaan Seri A     sebesar $20 juta dari Sequoia Capital, salah satu     perusahaan investasi terkemuka di dunia. Dana     ini telah meluas ke banyak kota di Indonesia,           sehingga pada akhir tahun 2019, Kopi Kenangan     kini telah memiliki lebih dari 100 cabang.

            

        Meskipun terjadi pandemi Covid-19 pada tahun 2020, Kopi Kenangan terus berkembang dengan memperkuat layanan digital, termasuk pemesanan dalam aplikasi dan bermitra dengan platform pengiriman. Pada tahun 2021-2022, Kopi Kenangan menjangkau 300 cabang di seluruh Indonesia, semakin memperkuat posisinya di pasar kopi Asia Tenggara dengan mendapat tambahan pendanaan dari investor di dunia.

            Pada tahun 2023, Kopi Kenangan akan terus berkembang dengan lebih dari 700 toko di seluruh Indonesia, dan juga akan mulai mempertimbangkan rencana untuk berekspansi ke pasar internasional dan memperkuat strategi bisnis berkelanjutannya.


Visi, Misi, dan Nilai-nilai Kopi Kenangan

Visi Kopi Kenangan adalah menjadi merk kopi terdepan di Indonesia dan Asia Tenggara, yang tidak hanya menyediakan produk kopi berkualitas tinggi, tetapi juga menawarkan pengalaman menikmati kopi yang menyenangkan, praktis, dan terjangkau. Dengan konsep "grab-and-go" yang cepat dan mudah, Kopi Kenangan berkomitmen menjadi pilihan utama bagi para penikmat kopi di kawasan ini.



            Misi Kopi Kenangan adalah menyediakan kopi berkualitas tinggi dengan menggunakan bahan terbaik, sehingga kopi premium dapat dinikmati oleh semua orang tanpa harga yang terlalu tinggi. Mereka juga memanfaatkan teknologi digital, seperti aplikasi mobile, untuk memudahkan pelanggan dalam memesan kopi dengan cepat dan efisien. Selain itu, Kopi Kenangan berkomitmen mendukung petani kopi lokal dengan membeli biji kopi langsung dari mereka, serta menjalin kemitraan erat dengan mitra usaha guna memperkuat jaringan bisnis.

Nilai-nilai Kopi Kenangan meliputi:
  • Fokus pada pelanggan yaitu dengan mengutamakan kepuasan pelanggan dengan memberikan produk dan layanan terbaik, serta membangun loyalitas mereka.
  • Meningkatkan inovasi dengan maksud terus berinovasi dalam menu, teknologi, dan strategi bisnis untuk memenuhi ekspektasi pelanggan.
  • Mempertahankan integritas dengan menjaga kejujuran dan etika dalam bisnis, serta menghargai semua pihak yang terlibat.
  • Meningkatkan keunggulan dengan berkomitmen menjaga kualitas produk dan pelayanan dengan standar tinggi serta profesionalisme.
  • Kerjasama tim yang kuat akan membangun kerja sama yang solid antaranggota tim untuk mencapai tujuan bersama dan menghadapi tantangan dengan lebih baik.

Sumber Foto : 
https://images.app.goo.gl/CynRgmJJCtgv4fEv6
https://images.app.goo.gl/9P7QQp1MzYG4aQAV7
https://images.app.goo.gl/295ip7bG7v6v7xa98

Sumber Artikel :
https://blog.pigijo.com/2-pengusaha-muda-indonesia
https://www.sonora.id/read/423475682/5-fakta-hidup-dan-profil-james-prananto-pemilik-kopi-kenangan-yang-pernah-masuk-forbes?page=2

Komentar